Blogger Widgets
Tampilkan postingan dengan label DAILY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DAILY. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Oktober 2017

Jodoh. Kalau dari kitanya ga nyari, gimana?

Assalamu 'alaikum!! #salam ala-ala babe betawi wkwk


'Sangat' lama kita tak bersua.
Sebenernya entri yang lebih 'berbobot' yang lainnya, banyak yang nunggu. Tapi karena waktunya cuma sebentar, kita bahas hal-hal kecil aja deh.



Sebenernya ini lebih ke pertanyaan. Bukan pertanyaan dari aku ke kalian soal "jodoh, kalau dari kitanya ga nyari, gimana?". Iya, pertanyaan dari aku ke kalian, tapi bukan soal itu.
Pertanyaanku, "gimana cara yang tepat menanggapi pertanyaan atau situasi terkait sama itu?"

Yang jelas jawabnya ada dua. Pertama terhadap muslim dan yang kedua terhadap non-muslim.

Kalau muslim sebenernya gampang si. Sebenernya. Kalau dia dikasih ayat Al-Qur'an, diem, ga nimpalin, ga nanggepin dan ga komen lagi. Tapi kalau muslim batu? Eh, terlalu menyingung dibilang batu ya. Maaf. Yaa, yang kayak gitu lah. Ngerti kan. Jadi, kalau muslim yang 'terlalu pintar', dia musti dikasih jawaban yang sama dengan yang kedua. Sama kaya, kalau yang dihadepin non-muslim. Emang jawaban ke yang non-muslim gimana? Ya, logis, masuk akal. Dapat diterima semua otak, intinya. Otak yang bener. Wkwkwk #haduh, ko nulisnya sambil emosi. Sorry sorry. Calm down dulu.



Jadi intinya itu. Kita mencari jawaban yang tepat, ga terbatas cuma satu ya, bisa aja ada banyak, untuk memecahkan pertanyaan diatas. #berasa dikasih soal tes.


Kita ke latar belakang dulu ya. Kenapa permasalahan ga penting ini bisa muncul? Dan apa si sebenernya maksud pertanyaannya. Yang lebih konkret. #ngomong 'konkret' sampe lidahnya digigit.



Latar belakang #inget skripsi XD

Temen, adik kelas lebih tepatnya, udah mau nikah. Adik kelas 1 lagi, lagi pacaran, tapi serius. Sementara aku, emang ga pacaran dan ga ada cowo yang deket sama aku, lebih deket dibanding cowo yang lainnya. Intinya, kalau diliat dari luar ga ada tanda-tanda bakal nikah. Atau, orang ga bisa bayangin nanti aku nikahnya sama siapa. Alhasil, ditanya-tanya deh sama adik kelas tercintah ini.
"Ka, ga ada cowo yang lagi deket sama kaka apa?"
Ya aku jawab engga, kalau deket kaya 'itu' yang kamu maksud.
Pernah suatu kali aku tanya, "maksudmu gimana?"
"ya chatting kaka gitu, nanyain kabar, nanya lagi ngapain"
"Ha? engga" aku respon aja gitu, sambil pura-pura kaget dengan ngasih "ha?" didepan. Meskipun dia ga nanya kenapa reaksiku begitu.
Entah dia pernah nanya atau engga, tapi berasa ditanya "Kaka mau nikah ga si?", "Kaka ada rencana nikah ga si?". #terus gua musti jawab apaaa? XDD

Kemarin rin, itu ke 3 atau kesekian kalinya dia bahas itu ketika ngobrol sama aku. Sempet, pas banget aku lagi nonton filmnya Hanum Rangga, lupa yang mana. Aku tiruin aja perkataannya Rangga. "Kedepan nantinya, orang ga akan liat dari wajah, tapi dari hati dan pemikirannya". Kenapa bisa aku nyambungnya jawab begitu? Karena sebelumnya aku bilang, "pun aku ga pacaran, bukan berarti aku ga berinteraksi sama cowo. Bisa juga nanti dilingkungan kerja contohnya, orang, ga cuma cowo, akan liat kamu dari cara kamu kerja, cara kamu berinteraksi dengan temen kerjamu, bersosialisasi, dan salah satunya menyampaikan pendapat juga. Yang dari situlah kita tahu, "oh,orang ini ternyata pemikirannya kaya gini. Ternyata dia kaya gini". Makanya aku kasih quote Rangga itu.


Teruuus, ada juga seniorku. Dia muslimah baik. Dia posting apa gitu di instagram, jelas bukan foto selfie dia. Boro-boro selfie, foto bareng aja muka dia ditutupin. Dia posting, captionnya dia cerita. Dia ditanya sama orang Jepang, yang intinya, kalau ga salah tangkep, "kalau kamu ga lepas jilbab, orang ga tau cantiknya kamu, mana bisa kamu punya pacar? dan kalau ga punya pacar mana bisa kamu menikah". Dan perdebatan possible, impossible pun dimulai.



Yah, begitulah latar belakang kenapa judul entri aku kali ini itu #nunjuk atas


Sekarang penyelesaiannya yang musti dicari.

Yang sampai saat ini aku pikirkan,

Pertama, tentang pacaran. Yang adik kelasku maksud bukan berarti dia nyaranin aku untuk pacaran si. Tapi ada salah satu temenku yang tanya sama aku gini "kenapa si kamu ga pacaran? Ya aku tau si pacaran itu dosa, tapi asal komitmen menurutku gapapa." Dalam hatiku, "Tu tau dosa kenapa masih dilakuin? Situ kan muslimah". Wkwk. Manusia itu kocak emang. Tapi, siapa si yang punya hati? Siapa si yang bisa jamin, sampai lamaran aja deh, hati dia masih tetep ke kita? Siapa si yang bisa kontrol dunia ini, dunia yang memengaruhi si dia diluar sana? Kita punya kuasa? Kita bisa jamin komitmennya dia?

Kedua, aku ga pacaran pun, bukan berarti aku hikikomori alias mengurung diri di kamar. Aku bersosialisasi. Aku punya temen cowo, ngobrol sama cowo, kerja tim sama cowo, saling curhat juga pernah. #rame-rame ma yang lain yaa. Hati orang, kita ga tau.

Ketiga, masih nyambung sama yang kedua. Kalau 'aku' sii, lebih suka dapat 'jodoh', dari hasil aku paham dengan pemikirannya. Ya, karena tipeku cowo 'cerdas alias mikir' kali ya, wkwk. Dia menyampaikan pendapatnya, dari situ kita tau dia kaya gimana orangnya. Sama kaya, "ada orang yang ketika dia ngomong keliatan begonya". Hmmmmm. Tapi ngomongnya kaya gimana nih? Ngomong apa nih?
Terhadap satu pertanyaan yang sama, kaya contohnya "Apa itu 'hidup' buatmu?", jawaban tiap orang beda-beda. Jawabannya siapa yang masuk hati siapa, ga ada yang tau.

Entah itu selera masing-masing atau gimana, tapi ada yang suka si dia karena baik dan sebagainya. Asli karena sifat, sikapnya. Ada juga yang ingin dipertemukan dengan orang yang memang dia memikir soal hidupnya. Siapa dia? Ia ingin dianggap apa oleh dunia? Bagaimana ia memikirkan tentang sekelilingnya? Apa yang telah dan akan ia lakukan? Juga, untuk apa dan untuk siapa ia hidup?

Yaaa, memang soal selera.


Keempat, adalah yang baru kemarin terlintas.
"Kaka ga pernah apa chattingan sama cowo, nanyain kabar, lagi ngapain"
Dalam hati, tu cowo pengangguran ya? Ga punya kerjaan banget. Sumpah deh, akhir-akhir ini kalau mikirin obrolan kami (aku dan adik kelasku itu), lucu juga. Lucu sama orang yang pacaran. Ga punya kerjaan banget si. Wkwkwk. Maaf maaf. Bukan hal yang seharusnya aku lontarkan.
Tapi bener kan? Ditambah lagi adik kelasku itu tanya "ga ada yang modusin kaka apa?". What? Modusin? Sumpah. 暇人だなぁ。Pengangguran banget.

Akhirnya aku membuat alibi, "cowo-cowo yang aku kenal itu cuma ada dua tipe. Yang serius akan hidupnya alias langsung lamar dan yang pacaran. Ga ada yang ditengah-tengah".

Huft. Antara cape tapi gimana ya? XD Sedih. Wkwk



Emang dasarnya aktivitas mereka beda sama aku si. Bukan aktivitas aja si. Pergaulan, temen. Kami mahasiswa yang beda tipe. Wkwk. Maksudnya gimana?
Aku organisasi. Mereka engga.
Otomatis temenku lintas jurusan lintas fakultas bahkan univ. Mereka temen-temen jurusan aja. Bahkan prodi.
Temen-temenku aktivis yang bergelut dengan berbagai macam orang dengan pemikiran berbeda yang lahir dari fakultas masing-masing. #meskipun aku bukan. Wakakakak. Mereka yaaaa, gitu lah.
Plus, tuntutan dari keluarga juga kerja, bukan nikah. Ga kaya mereka.


Tapi aku beruntung karena bukan orang yang cuma bergaul di satu sisi. Aktivis, temennya aktivis semua. Mahasiswa kupu-kupu, kupu-kupu semua. Alhamdulillah aku engga. Tengah-tengah lah. XD
Kalau kalian tipe yang mana? Haha


Alhasil, apa ya? Hmmmmmmm, gitu deeeh (belum nemu kesimpulannya. next time. Key?).

Intinya soal jodoh, pernah ditanya juga dan ini jadi jawabanku ketika itu. Cukup fokus untuk jadi pribadi yang lebih baik. Pribadi lebih baik gimana nih? Tentu sosialnya baik, paham ga warga satu RT? Kenal ga? Banyak teman dan disenangi kah? Gitu ga si?

Terutama buat muslim, jadi muslim yang baik. Agen Islam yang baik. Meskipun aku juga belum. Gapapa, belajar. Pembelajar itu pasti salah. Jangan takut salah. Tinggal diperbaiki aja. Ga susah. #semangatin diri sendiri juga. ;p

Aktif, total dan loyal dalam aktivitas kita saat ini. Totalitas dengan apa yang sedang kita kerjakan saat ini. Syukur kalau aktivitasnya untuk kepentingan masyarakat, kepentingan bersama.

Dengan begitu, orang akan senang dengan kita. Senang bergaul dengan kita. Senang hati untuk ikut hal-hal baik yang kita lakukan meskipun itu kecil. "Jadi orang penting itu memang baik. Tapi jadi orang baik, itu yang terpenting", katanya.

#Aku suka orang baik! ^__^


Apalagi Indonesia krisis orang tua cerdas. Pendidikan di Indonesia sedang sangat, sangat mengkhawatirkan. Bukan pendidikan di sekolah ya, tapi pendidikan dalam keluarga. Makanya, ayo kita berdoa, semoga kita semua bisa jadi orang tua yang 'cerdas'. #silahkan pelajari uraiannya sendiri. XP. Terutama cewe. We, sudah kewajiban seorang ibu itu harus cerdas! Berat ya? Emang.



Yah, begitu. Maksud kan? Intinya aku belum bisa memberi jawaban yang bikin mereka diam. XD
Yaa, ga maksud untuk kayak gitu juga sii. Cuma pingin nemuin jawaban diri sendiri aja. ^_^


Kepikir dari dulu juga si,
Apa yang sebaiknya aku katakan ketika ditanya "kenapa ga pacaran?", "kenapa ga deket sama cowo?", "kenapa ini?", "kenapa itu?". Mungkin ini tes buat aku, karena sebenernya kejadian nyata yang bisa menjawab itu, banyaak. Kaya contohnya yang ga pacaran tapi tetep bisa nikah, ada. Bahkan yang kenalan cowonya cuma dikit. Hanya saja kali ini, aku punya jawabanku sendiri atau ga? Yang logis pasti. Bisa diterima semua orang.


Oh ya, keinget juga manga alias komik strip yang dibuat murid waktu Lomba Manga Bulan Bahasa di SMA 110 Jakarta. Cowo suka ma cewe, tapi milih buat ga 'nyentuh' karena "itulah caraku menjagamu". Ecieeee. XD Pas udah nikah cewenya tau perjuangan si cowo buat dia, hidup bener, cari kerja, nabung buat nikah, so sweet yak? Wakakaka. Gini-gini saya tau romance boos. XD


Udah lah, jadi ngelantur.
Ok, karena judulnya aku mencari jawaban, kali ini bener-bener deh, aku pingin denger pendapat kalian. Pun kalian bukan dikubuku #wkwk, gapapa Silahkan berkomentar ya. Terbuka dengan pendapat semua orang ko. Alhamdulillah aku orang yang pandai menghargai pendapat orang lain. Aamiin.

Ok. Ditunggu yaaa.



Wassalamu 'alaikum. ;)b

Kamis, 10 November 2016

Jiyuu Matsuri 2016 (Crew's Point of View)

Sebelumnya, aku sebagai volunteer Jiyuu Matsuri UNJ 2016 ingin mengucapkan terima kasih kepada:

  • Allah SWT., yang telah memberikan hidayah dan rahmatNya, sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik tanpa kendala yang berarti.
  • Orang tua kami, yang telah memberikan restu dan doanya.
  • Dosen-dosen Prodi Pendidikan Bahasa Jepang, atas sokongan, dukungan, dan doanya.
  • Senior-senior kami yang senantiasa mengingatkan dan berkenan 'menjenguk' kami ditengah kesibukannya.
  • Sponsor yang telah membantu terselenggaranya acara ini.
  • Pengunjung yang telah datang ke Jiyuu Matsuri tahun ini.
  • Terakhir, teman-teman panitia. Terima kasih atas keringatnya, perjuangannya, sokongan dan dukungan, dan motivasinya terhadap sesama panitia.

Jiyuu Matsuri tahun ini berjalan dengan baik. Dan jika teman-teman berkomentar dari sudut pandang pengunjung. Aku tentu saja berkomentar dari sudut pandang panitia.

Jiyuu Matsuri pertamaku aku berkontribusi di Sie. Konsumsi sebagai volunteer. Tahun kedua membantu Sie. Kesehatan. Tahun ketiga mengemban amanah sebagai sekretaris. Tahun berikutnya ikut berpartisipasi sebagai panitia acara meskipun tidak sampai setengah jalan. Tahun kelima menempatkan diri sebagai volunteer Sie. Danus di Obakeyashiki. Tahun pertama belum tahu apa-apa, jalan saja. Tahun kedua merasakan ketegangannya. Merasakan sekali. Tahun ketiga entah terlalu lelah atau apa, tapi menjadi tak terlalu peduli dengan sesi foto seluruh panitia ketika hari h. Tahun keempat kurang merasakan kemeriahannya karena tidak bisa berada disana, ditengah-tengah yang lain. Dan tahun ini...

Tahun ini, meskipun di awal terlibat sebagai SC dengan persentase yang sangat kecil, lalu sempat hilang baik dari pihak sini ataupun pihak panitia, yang kemudian aku diberikan sport jantung oleh adik-adikku dikemunculan pertama setelah masa 'hilang' tadi, tapi sampai JIMAT selesai, semuanya dalam keadaan baik. Bersyukur meskipun terlambat menerima ajakan untuk menjadi volunteer, tetapi tetap bisa menjadi bagian dari JIMAT sebagai panitia. Panitia tahun ini, super. Mahasiswa Bahasa Jepang angkatan 2013, 2014, 2015, 2016. 2016 mungkin belum terlalu menonjol, karena anak baru, tapi yang lainnya super. Keren. Aku menyukainya.

Kalau ditanya kenapa, di sebuah rapat h-sekian minggu tercium masalah yang menurutku penting. Di rapat berikutnya para senior datang dan memberikan banyak sekali masukan. Dan teman-teman panitia menerima itu semua. Ya, mereka bilang senang mendapatkan banyak saran dari senior. Sangat terbantu. Rapat mereka berubah.

Karena JIMAT ini, junior yang seharusnya mungkin sudah tak lagi dikenal oleh senior sepertiku masih bisa aku sapa. Aku masih bisa bekerja bersama mereka. Aku ada begitu dekat dengan mereka. Aku senang aku bersama mereka.

Mungkin, aku mengatakan kalau panitia tahun ini super karena itu, karena perasaan itu, tapi mungkin saja tidak. Aku bangga. Karena dari masalah yang tadi aku sebut sangatlah penting untuk dibahas, mereka bisa berubah menjadi seperti sekarang. Mereka bisa menerima itu. Mereka mau belajar. Mereka benar-benar ingin membuat JIMAT sukses. Layaknya seseorang yang mengabaikan rasa bencinya yang amat sangat kepada seorang teman, mereka berjuang untuk melancarkan JIMAT 2016. Aku senang dengan orang yang seperti itu. Mau belajar dan tak sempit pemikirannya. Kalian hebat!


Maaf. Maaf jika kami tak bisa jadi kakak yang baik untuk kalian. Maaf kalau ada perkataan kami yang menyinggung kalian. Kami hanya ingin yang terbaik untuk kalian.

Semoga JIMAT tak hanya memberi kesan pada para pengunjung tapi mampu menjadi tempat untuk ajang mencari pembelajaran hidup yang tak kita dapatkan di ruang kelas.


Terima kasih untuk kalian semua.


Selasa, 25 Oktober 2016

Jiyuu Matsuri Universitas Negeri Jakarta 2016

Pagi semuaaaa,,,
Hooo... \(^O^)/

Kali ini aku mau bawain yang special,, (9 >o<) 9 !! Pake telor ma sosis... :9


Seperti entriku dua tahun yang lalu,, aku mau kasih kabar tentang event jejepangan yang kalian tunggu-tunggu ni,, Tadaaa~~


JIYUU MATSURI
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2016

dengan tema

"Harmony in Diversity"

Sabtu - Minggu, 5 - 6 November 2016
di Kampus A Universitas Negeri Jakarta


Itu dia poster utamanya.. Banyak kan acaranya,,




Melalui tema, "Harmony in Diversity", yang diangkat tahun ini,, Jiyuu-chan dan Kang Matsuri pingin kasih liat tradisi Indonesia-Jepang buat mempererat keharmonisan dalam perbedaan antar dua negara ini... B)

Pokoknya dijamin deh,, JIMAT tahun ini pun bakal kasih kesan yang ga bisa dilupakan! Soalnya banyak banget performance-performance kece abis luar biasa yang bakal menghibur kalian semua!!


Dan "banyak lainnya" (*kata-kata suka-suka XP),, yang ga boleh dilewatin jugaaa,,,


Seminar sekaligus pembukaan acara JIMAT kali ini,, menghadirkan komikus yang komiknya lagi booming ni,, Kebangetan deh kalo ga tau Kak Faza, creator Si Juki... Biar ga kudet,, makanya dateng yuk, ke seminarnya.. Pengetahuan yang berharga banget ni terutama buat kamu yang pingin jadi komikus keren kaya Kak Faza..


Buruan yaaa,,, seat terbatas loooo!!

Nah kalau yang ini buat kamu yang jago makan.. Jangan sampe kelewatan ya.. Apalagi ada menu spesial.. Langsung aja,,


Khekhekhe... #senyumsetan


Yang jago cosplay aku tunggu lo,, cosplay Aoi Hinata ma Aoi Yuuta... XDD *becanda



Kalo workshop tahun ini udah ada yang tahu belum??
Kece banget! Kalo mau keren, harus ikut!! Nih!


Aku pingin banget ikut! >.<)8
Pingin bisa utak-utik musik sendiri.. B)


Iyo iyoooo,,, workshopnya masih ada lagi niiii... Dari yang suka mochi,, yang pingin bisa bikin mocccch sendiri,,, sampe yang ga tahu apa itu mochiiiiii... *sedih ga pernah makan mochi XD

Ini diaaa,,, workshop Mochi hadir di JIMAT 2016. Buruan daftar!!



Kalau yang mau bikin bentou (bekal makan) lucu,, daftar aja untuk ikut workshop Bentou.. Ni,, dicatet kontaknyaaa,,,




Lagi, lagi,, lagiiiii...

Ga kalah seru ni! Obakeyashiki!! Khikhikhiii...
Konsep kali ini beda looo,, penasaran?? Makanya dateng ke Jiyuu Matsuri UNJ!!




Udah bisa bayangin dong keseruan JIMAT tahun ini.. Ga sabar??? Pokoknya aku tunggu partisipasi dan kedatangan kalian ya,,,





Nah,, yang pingin tahu lebih lanjut,, follow dan kepoin JIMAT di akun-akun ya..

Instagram: Jiyuu Matsuri UNJ
ID Line: dte8157w


Sampai ketemu di Jiyuu Matsuri 2016 !!! \(^O^)

Eh, jangan lupa ya,,, FREE ENTRY !! :)b

Sabtu, 22 Oktober 2016

Apa itu "Aksi Mahasiswa" di matamu?

Jujur, selama jadi mahasiswa, sekarang juga masih mahasiswa sii,, yang namanya ikut aksi turun ke jalan, ke luar kampus, belum pernah sama sekali. Dasarnya ga gaul sampe ke BEM Fakultas apalagi BEM Universitas. Antara ga PD, ngerasa ga punya kemampuan kaya temen-temen yang,, apa ya, "aura aktivis"nya keliatan, atau yang asli kritis. Aksi seumur-umur, waktu nolak UKT naik, di dalam kampus sendiri.

Tapi bukan berarti ga suka aksi. Dukung malah. Pingin si,, sesekali ikut. Plus nambah wawasan juga terutama lebih tau dengan apa yang lagi jadi tuntutan. Jadinya, selama ini cuma update info dari sosial medianya BEM Universitas atau BEM SI (Seluruh Indonesia). Ga pernah mau ketinggalan, Walaupun 'belum' ngerti banyak. Sekarang cuma bisa retweet atau ngeshare ulang info yang mereka update.

Pun diri sendiri ga benci atau ga suka dengan Aksi Mahasiswa,, "orang lain ga terlalu mendukung" juga ga pernah kepikiran sama aku. Dulu sempet si, "dibilangin", katanya jangan keprovokasi,, akunya cuma bales "Engga ko,, itu bukan upaya provokasi" selebihnya diem. "Udah lah, ga usah ditanggepin", pikirku.

Tapi sekarang, akhirnya ngerasain sendiri. Cuma ngeshare tulisan Mahasiswa Baru Kemarin Sore dari Depok di grup Whatsapp. Eh, dapet tanggepannya,,,

Ini link Facebook BEM UNJ. Tempat ngikutin info aksi 20 Oktober, 2 tahun kepemimpinan Jokowi-JK, menagih Nawacita. Tapi tulisan lengkap itu ga ada, karena dipotong-potong untuk beberapa postingan. Ga papa kali ya,, aku share..


Kemarin, 20 Oktober 2016. Kembali barisan para mahasiswa menulis catatan sejarah, bertepatan dengan momentum 2 tahun kepemimpinan Jokowi-JK, aliansi dari BEM SI menyatakan sikap, menagih janji dan mengemukakan pendapatnya terhadap rezim yang sedang berkuasa saat ini.
Banyak terjadi blunder politik yang dilakukan Jokowi dan JK, hal ini pula menyebabkan terciptanya ungkapan "Presiden Tergagal".

Bersyukur, Alhamdulillah, Allah masih gabungkan saya dengan barisan para pejuang - pejuang dan penyambung lidah rakyat, Mahasiswa. Terlihat wajah dari berbagai macam suku dan ras di Indonesia ini dan menandakan pula bahwasanya persoalan yang dihadapi Bangsa ini bukan masalah kecil, ini masalah bersama, ini masalah kita, Bangsa Indonesia. Kagum dengan mereka yang tergabung dalam satuan aksi BEM SI, nampak militan namun bukan ekstrimis, terlihat jelas wajah - wajah Nasionalis dan darah juang mengalir di dalam diri mereka. Mengensampingkan perbedaan warna almamater dan status kampus masing - masing demi Negeri tercinta ini. Indonesia.

Jujur, ini adalah aksi skala Nasional pertama yang saya ikut turut ambil bagian didalamnya, saya merasakan betul bagaimana hangat nya aspal jalanan menyambut, teriknya matahari yang hampir saja membuat saya berfikir dua kali untuk turun aksi, namun semangat perjuangan tiba - tiba masuk kedalam diri ini tatkala saya melihat masa aksi yang sudah lebih dahulu hadir di lokasi menyambut dengan pekikan hangat #HidupMahasiswa kepada masa aksi yang baru bisa bergabung dengan masa aksi dari BEM SI sekitar jam 16.00 WIB(Waktu Indonesia Berjuang), keadaan semakin memanas ketika masa aksi BEM SI mencoba merangsak masuk untuk lebih dekat ke gerbang Istana, sempat terjadi aksi saling dorong dan insiden pemukulan mahasiswa oleh polisi, aneh aja, polisi yang disubsidi oleh uang rakyat justru malah menyakiti dan mencederai rakyat...
Satu pernyataan sebelum masa aksi berakhir yang dilontarkan dari Bang Fajri selaku korlap Aksi Nasional kemarin "Kayaknya reformasi jilid 2 harus bener - bener terjadi nih temen temen" diatas mobil sound, dan dengan suara yang sangat meyakinkan, bukan tanpa alasan Bang Fajri bilang seperti itu, tidak adanya itikad baik dari pihak istana sendiri lah yang memicu keluarnya pernyataan tersebut.

Singkat cerita, berakhirlah aksi nasional hari itu, berakhir dengan penuh kekecewaan, hari itu Pak Presiden yang katanya "Presiden Rakyat" malah enggan menemui rakyatnya sendiri, Mahasiswa.
Dan aksi hari itu di akhiri dengan upacara pemakaman foto Jokowi dan JK sembari menyanyikan lagu "Mengheningkan Cipta" sebagai tanda bahwasanya telah MATI hati nurani Pak Presiden kita, telah gagal Presiden kita dalam menepati janji janji manis Nawacita.

Belum lagi kekecewaan terhadap tanggapan - tanggapan negatif orang sekitar yang di tujukan kepada para mahasiswa, mereka menganggap remeh dan menganggap bahwasanya pergerakan Mahasiswa ini tidak penting dan membuang buang waktu serta energi, bahkan makian dan ucapan sinis terucap dari lisan orang - orang yang ngakunya sebagai mahasiswa.

"Ngapain aksi coba? Buang buang tenaga aja"

Kalau ada temen kalian yang dari mulutnya keluar kata kata seperti di atas, berarti kita sama.
Teman, tenaga dan energi yang kami buang dan kami dedikasikan kepada rakyat ini belum ada apa apanya, bahkan ibarat masih seujung kuku, dibandingkan dengan penderitaan rakyat kecil yang hidupnya susah karena di tindas kebijakan - kebijakan rezim pemerintahan...

"Halah, kerjaannya nuntut mulu, dikira presiden kerjaannya satu doang kali, liat dong udah banyak kok kebijakan kebijkan presiden yang mensejahterakan.."

Ada dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, dia belum terbuka wawasan kebangsaannya, belum tau apa yang di alami bangsanya saat ini, menganggap kinerja presiden baik baik saja. Dan kemungkinan kedua, dia fans fanatik rezim penguasa.

"Presiden juga manusia, pasti pernah salah... Toh juga masih ada 3 tahun lagi masa jabatannya, terlalu cepet kalo kalian bilang jokowi gagal"

Betul, memang pak presiden kita juga sama seperti kita, sama - sama manusia. Yang membedakan hanya treatment media saja, kalau kalian bilang terlalu cepat untuk kami mengatakan bahwa Jokowi dan JK telah gagal, lantas kapan waktu yang tepat untuk kami mengatakan mereka telah gagal? Sampai masa jabatannya berkahir? Keburu hancur Negeri Ini!!!

"Ahh sok ngerti politik lu"

Bukan sok ngerti, tapi emang kepengin ngerti, biar gak gampang dibodohi sama rezim penguasa, karena buta yang terburuk adalah buta politik.

"Hahaha dapet apaan sih lu ikut aksi?"

Memang kami tidak mendapatkan apa - apa, teman. Dan kami pun tidak mengharapkan untuk dapat sesuatu yang bersifat imbalan, niat hati kami ikhlas, berjuang untuk mengedepankan kepentingan rakyat, bukan kepentingan korporasi atau pemilik modal.

Untuk kalian rekan-rekan mahasiswa seperjuangan, inilah jalan para pejuang, banyak rintangannya dibanding mulusnya, banyak sedihnya dibanding senangnya, banyak musuhnya dibanding temannya.

Kekecewaan pun tak berhenti sampai disitu, karena pagi ini media tak ada yang menjadikan aksi nasional sebagai headline news besar, adapun media yang memasukan aksi nasional kedalam headline news nya tak jauh jauh dari tagline berita :

"Aksi Mahasiswa berjalan ricuh dan anarkis"

Imbalan apa yang telah kau dapat wahai media? Kau fitnah pergerakan mahasiswa dengan tuduhan keji dan kotor.

"Ratusan mahasiswa kepung istana"

Dulu ketika kalian sekolah berapa nilai raport pelajaran matematika kalian wahai para awak media? Ribuan namun kalian bilang ratusan.

Seperti yang saya singgung diatas, bahwasanya yang membedakan kita dengan rezim penguasa adalah treatment media.
Media seolah-olah telah dibeli dan dijadikan alat untuk 'membersihkan' nama rezim penguasa yang telah kotor dan hina.

Rekan-rekan mahasiswa seperjuangan, ternyata dijalan ini lebih banyak rintangan, cacian, fitnah dan tuduhan - tuduhan kotor lainnya. Jadi, biasakanlah diri kalian rekan - rekan.
Karena, selagi masih jadi mahasiswa, selagi masih muda, selagi masih semangat dan selama darah juang ini masih mengalir di dalam tubuh, SERUKANLAH KEBENARAN! LAWAN LAH KEBATILAN SERTA KEZALIMAN REZIM PENGUASA.

HIDUP MAHASISWA!!!
HIDUP RAKYAT INDONESIA!!!
#JokowiSombong
#PresidenHilang

Oleh, Mahasiswa Baru Kemarin Sore.
Depok, 21 Oktober 2016



Aku,, dapet tanggepannya,,, ya, intinya,, "Kalau saya sih, mending bekerja lah. Bekerja, usaha, ibadah, sedekah. Untuk pemimpin, baru 2 tahun, dan banyak gebrakan yang dibuat sama Presiden. 
Dukung pemerintah, bantu doa, awasi kinerja, tak perlu demo ke Presiden. Toh, Presiden sudah bekerja semampunya.
Mau siapa pun presidennya, kalo kita pribadi gak bekerja, yah gak bisa beli makan sendiri.
Jangan kebanyakan mengkritik, menilai orang, berharap lebih dari orang lain. Tapi harapkan diri sendiri untuk bisa lebih berkontribusi. #sedikitopini", katanya.



Opini seperti itu ga salah. Aku ga pernah mau nyalahin orang. Soalnya kalau ada yang salah, ya aku juga salah. Dan aku harap kalian membaca "kejengkelanku" dibawah ini, tolong jangan mikir karena tanggepan yang itu aja.. Karena temen-temen mahasiswa juga ga sedikit yang dapet tanggepan sama.


Maaf. Sekali lagi aku minta maaf. Aku bukan orang suci. Sok bijak dan sok suci, terserah kalian mau sebut apa. Tapi aku harap aku dianggap sebagai anak kecil yang sedang mengungkapkan kekesalannya karena keluhannya ga didengerin sama "mama papa".


Terserah kalian mau menganggap apa demo buruh, sopir taksi, atau petani dimata kalian. Tapi mahasiswa menyandang status "mahasiswa" bukan buat pamer dipandang kalangan terpelajar. Status mahasiswa itu yang menuntut kami agar tak asal demo. Kami mengkaji. Mengkaji bukan 1 minggu sebelum demo kurasa. Kami memperhatikan kemana kaki pemerintah melangkah dari awal mereka memimpin. Mana yang diinjak. Mana yang dituju. Apa tujuan dan pertimbangannya.

Ketika kita sudah mengawasi kinerjanya, ketika ada yang tak dijalurnya, apa kami tak protes? Apa kami tak menegur? Apa lantas kemudian kami diam? Jahat sekali. Kalau didiamkan kemudian Indonesia hancur, salah siapa? Kalau bukan mahasiswa, jembatan antara masyarakat dan pemerintahan yang protes, lantas siapa?

Apa kita harus diam? Kenapa takut protes? Kenapa takut mengkritik? Atau bukan takut, tapi tak peduli. Selama diri masih aman, bisa makan, bisa tidur di kasur yang empuk, mana mau capek-capek turun ke jalan.

Teman-temanku mahasiswa melakukan aksi berbekal kitab mereka, data, pena, dan suara. Tak ada bambu ataupun rotan. Tapi yang mahasiswa dapat? kepala teman kami bocor kena pukul rotan oleh polisi.

Media bungkam! Boro-boro jadiin Aksi Mahasiswa headline news,, berita tak sesuai kenyataan lah yang keluar. Media sudah tak lagi netral. Media sudah berpihak.

Kejahatan paling,, kejam, tak bisa dimaafkan,, bagiku,, adalah ketika hak suara dibungkam! Atau, kritik sedikit dicekal? Tak ada lagi tempat agar suara rakyat didengar! Tak ada lagi yang mau menyerukan suara rakyat! Tak ada! Tak ada yang peduli ketika ada yang teriak dijalan karena takut terlibat. Karena takut kehidupan aman, damai, dan tentramnya selama ini terusik. Tak mau terlibat karena takut tak bisa makan besok.


Maaf, tapi jujur, aku jengkel, kesal. Sakit, ketika tak ada yang mau menolong rakyat yang sedang didzalimi. Tak ada yang peduli. Semua jadi boneka. Disetir. Diatur. Agar tak ada yang mengkritik.

Masyarakat makin berilmu. Yang sekolah sampai perguruan tinggi makin banyak. Bahkan sampai ke luar negeri. Tapi hati nuraninya, MATI!

Selasa, 18 Oktober 2016

Politik Sebelum Tidur (Sebuah Pesan yang Menyadarkan Kita akan Skenario Politik)

Malam semuaaa... XD


Langsung aja ya.. XD

Politik emang bukan bahasan yang bisa dibawakan di semua lingkaran obrolan. Apalagi remaja ke bawah. Tapi kami yang mahasiswa, perbincangan itu selalu terdengar di beberapa sudut kampus. Tak hanya di kampus, di kost juga.

Kaya malam senin kemarin. Sebelum tidur, aku sempet ngobrol soal isu-isu yang lagi hangat sekarang ini sama temen sekamar. "Di politik itu banyak skenario" aku sudah tahu tentang itu bahkan ketika SMA. Tapi itu hanya sebagai pengetahuan. Berkat obrolan malam itu, aku kembali sadar tentang skenario politik, tak hanya sebagai pengetahuan tapi sudah sampai tingkat memikirkan akibatnya atau bagaimana jadinya nanti ke depan kalau seperti ini, kalau seperti itu. Karena yang aku tahu tentang dunia, Indonesia, sekarang lebih banyak dari pada dulu waktu SMA, otomatis yang dipikirkan jadi banyak, macem-macem.


Huwaaaaa,,, kepala aku penuh!




Puncak perbincangan itu ketika kami yang beberapa menit mencari sebuah artikel di kompasiana, tapi kompasiana ga kebuka-buka padahal web lain bisa. Kami search di google dengan berbagai keyword tapi ga kunjung ketemu. Sampai akhirnya aku masukkan keyword "politik sby jokowi", ketemu. Artikel kompasiana yang jadi target kami, berjudul,,, "SBY Merusak Skenario Jokowi", sebuah tulisan oleh Yon Bayu. Tapi halaman itu ga bisa dibuka cuma dengan ngeklik judul itu seperti biasa. Aku buka lewat cachenya. Aku save page dan aku copy isinya. Tapi semuanya mungkin karena webnya sedang bermasalah. Kalian bisa search lagi di Google.

Tapi, sekarang udah ada artikel di kompasiana juga yang menanggapi tulisan itu berjudul "Blunder SBY Antar Ahok Wujudkan Skenario Jokowi (Menanggapi Artikel SBY Merusak Skenario Jokowi)" oleh Omri L Toruan.

Aku tak berpegang pada ini, baik artikel yang pertama ataupun kedua. Tapi aku membaca keduanya karena itu membuatku sadar akan hal-hal seperti ini dalam politik. Selanjutnya aku hanya tinggal mengenal calon pemimpin kami dari fakta yang ada dan berdasarkan ajaran agamaku aku memilih.




Selain soal artikel itu, aku juga memikirkan tentang media kita. Saat ini kepalaku terlalu pusing untuk menulis, memikirkan kata-kata sebenarnya,, tetapi pada kesimpulannya, aku menulis seperti ini di entriku yang baru aku publish tadi pagi,,
"Sama seperti di Indonesia, ups. Semoga saja, berita yang diangkat, dibahas media bukan berita yang diinginkan masyarakat saja, apalagi kita tahu masyarakat kita tak sedikit yang lebih menyukai berita soal orang lain yang tak ada hubungannya dengan negara, serta mudah terbawa isu juga menjadi salah satu ciri masyarakat kita. Aku berharap media di sini menjadi media yang mendidik, netral, dan benar-benar memberikan informasi yang contohnya saja bisa membuka wawasan dan pikiran masyarakat kita terhadap dunia, tentu saja fakta. Mungkin ‘NETRAL’ adalah kata yang sensitif untuk media kita saat ini." (Lebih Kangen dari Naruto)


Ada sedikit yang ingin aku katakan pada saudara-saudara seimanku. Maaf, ini bukan pesan dari ulama apalagi wejangan dari eyang, hanya pendapat pribadiku yang tak bisa lepas dari kata salah,, berkaitan dengan isu penistaan agama oleh gubernur DKI Jakarta.

Rasanya ingin mengungkapkan pertanyaan-pertanyaan seperti,, "Lagian,, kenapa si bapak bahas soal hak pilih di pidato di Pulau Seribu? Ini kan bukan masa kampanye. Bapak kan kesana sebagai gubernur, bukan kandidat gubernur". "Lagian,, kenapa si bapak ngomongin soal dasar hak kami memilih. Kami ga melarang bapak mencalonkan diri,, silahkan saja. Hak memilih itu hak kami. Atas dasar apa kami memilih itu terserah kami, tidak usah di bahas".

Saudara-saudaraku seiman,, tak hanya ayat tersebut seperti yang sedang diperbincangkan yang melarang kita memilih pemimpin berbeda aqidah. Ustadz Felix Siauw yang mengatakannya, tapi maaf aku kehilangan status facebook beliau yang berisi soal itu, nanti dicari lagi. Kalau aku,, yang aku tahu agama kita juga menganjurkan agar pemimpin jangan perempuan, atas dasar itu aku tak pernah memilih perempuan sebaik apapun ia. Sama dengan yang berbeda aqidah.

Saudaraku,, sebaik apapun dia, yang tahu isi hatinya hanya dia dan Sang Pencipta. Pun kalau saat ini niatnya sangatlah baik yakni berjuang semata hanya untuk Indonesia,, tapi kedepannya apakah ia mampu bertahan dari berbagai godaan, apakah ada yang bisa menjamin dia akan selalu baik, yang tahu soal masa depan seperti itu hanya Yang Maha Tahu. Yang Maha Tahu telah memberitahu kita dengan ayat-ayatnya. Tentu saja ayat itu bukan ayat yang tak bisa ditafsirkan atau ayat dimana yang mengetahui maksudnya, maknanya hanya yang membuat, Tuhan, dan utusanNya. Jika seperti itu, untuk apa ayat itu disampaikan pada kita, jika kita tidak akan pernah bisa tahu apa maksudnya. Apa gunanya kamu mengirim sms ke teman kalau temanmu tak mengerti apa maksudnya, hanya karena dia berpegang pada prinsip bahwa yang mengetahui maksud sms itu hanyalah yang membuat. Sekali lagi, Yang Maha Tahu telah memberitahu kita. Memberitahu hal-hal yang tak akan mungkin bisa kita capai dengan akal manusia. Akal manusia tak akan sanggup mencapainya. Tuhan yang mengatakan. Tuhan Yang Maha Tahu Segalanya.

Pun ketika pacarmu berjanji dan berkomitmen akan menikahimu kelak. Kita tak tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Lagipula, kalau dia bilang dia menyayangimu, masa si, dia tega menjerumuskanmu ke jurang zina bernama pacaran. Zina itu macam-macam yaaa, termasuk zina hati, zina perasaan.

Haduuuh, maaf ya.. Terlalu ngegas. XP.. Tapi itulah logikaku. Ga bermaksud sok tahu apalagi sok suci. Selama ini banyak yang bungkam karena takut dibilang seperti itu. Mungkin aku belum bisa menerapkan hal baik yang aku beritahu ke orang pada diriku sendiri, tapi yang lebih aku takutkan adalah ketika satu hal yang orang itu tak sadari dan ternyata hanya aku yang menyadari dan hanya aku yang mampu mengatakannya. Tak bermaksud menggurui padahal diri sendiri saja tak melakukannya, tapi aku selalu berujar pada diri sendiri, "bukan menggurui, tapi mengajak, ayo sama-sama kita belajar dan berubah!"




Wah,, panjang... Padahal rencana cuma curhatan dikit.


Sebelumnya saya minta maaf apabila ada yang merasa tersinggung. Dan saya sangat berterima kasih, bersyukur diberi kehidupan sampai detik ini. Terima kasih.



Sudah dulu mungkin,, bye.. ^_^)/

Minggu, 09 Oktober 2016

"Sang Idola"

Loha, semua~~~~ >o<)/☆
Tadinya ga niat nulis ni.. wkwk (๑>؂•̀๑)テヘ


Oh iya, kemarin kemarin sempet ubek-ubek postingan lama, baca dikit. Responnya itu,, kaya baca status facebook jaman SMP/SMA. XD LOL.
Bukan alay si, kalo facebook 'alay' tapi kalau blog sebutannya bukan 'alay'. "Buset, bener-bener bocah yang minta banget didenger keluhannya, aku dulu tu, ya?" kira-kira begitu. XD Sempet kepikir mau hapus tapi,, sudahlah. Bukti kalau aku pernah melewati masa "mencari jati diri". Wkwk. Padahal sampai sekarang juga masih nyari. XP

Jadi,, kali ini ga bahas itu sebenernya. Kasihan kalian entar pusing gara-gara isi ga sesuai sama judul. ;P



Kemarin chattingan ma temen deketku lewat whatsapp. Terus dia bilang habis ketemu temen SMA kami yang sama-sama anak eskul Merpati Putih juga yang udah bertahun-tahun ga keliatan. Dulu aku sama dia sama-sama demen anime terutama Naruto. Pokoknya kalau ketemu pasti obrolannya anime yang dulu masih tayang di tipi sini. XD

Nah, temen deketku bilang kalau anak ini udah "pindah haluan" ke korea-korean. Malah lebih ngerti dari temen deketku yang juga suka korea. XD. "Merasa tersaingi, ya?", candaku.




Jadi gini, XD, mulai darimana ya? XD

Kalau waktu SMA, ngobrol ma temen-temen soal hobi atau kesukaan, pasti ada-laah rasa kayak,, "Ih bagusan juga ini (hal yang kita sukai). Kenapa si pada suka kayak gitu?", dan lain-lain. Aku juga. Kadang. Karena,, entahlah, dari SMA aku sering bilang ke diri sendiri "selera orang beda-beda, Nidaa. Ya udah sii". Kali ini pun sama, "oh, jadi dia lebih suka itu?", bukan gitu juga si, lebih tepatnya, "wah, dia udah menemukan apa yang sebenernya pas buat dia".

Yah, inti pembahasannya juga bukan itu sii sebenernya. XD

Kalau search di KBBI, gini hasilnya,,
☆ Idola = orang, gambar, patung, dan sebagainya yang menjadi pujaan. ... kenapa musti "pujaan" si? XD, dan masih ada pertanyaan di situ, "memuja" itu seperti apa? Membesar-besarkan namanya ya? Oh, "sangat mencintai", katanya.
☆ penggemar = orang yang menggemari. ..... halah, pusing. XD


Aku cuma ingin tahu sebenernya. Kalau kalian mengungkapkan rasa suka ke idola itu seperti apa sii?

Yang paling dasar kayaknya cari tahu semua tentang dia, ya? Stalking dia lewat web atau akun sosmednya.
Terus kalau dia musisi, semua CD albumnya dibeli. Kalau dia aktor/aktris selalu ikutin filmnya. Kalau komika atau penulis selalu beli setiap buku yang dia keluarin. Macem-macem.

Kalau yang K-Popers(?bener ga), aku ngerti perasaan kalian ko. Ga bisa dapet album, dan lain-lainnya itu dengan mudah dan dengan murah, XP. Akhirnya terpaksa,,, lanjutkan sendiri. XDDD

Selain beli karya-karya, atau selalu ikutin info tentang dia, apalagi ya? Hmmm,,, ah, ga tahu sama sekali. XD
Ya, beri dukungan sudah pasti lah yaa. "Meski kau berada jauh di sana" Ceileee,, wkwk.









Oooooh, baru sadar. Yang menjadi pertanyaan ituuuu, "kenapa kamu suka dia?", "apa yang bikin kamu suka dia?" Cie,, 'suka~♥'. XD. Jawabannya "karena nyangkut di hati abang". Hmph.



XDDD

Kaya, kalau aku ya, jujur. Suka dengan sesuatu,, seseorang maksudnya, pertama kali itu pas SMP. Itu juga kelas 3. Di saat temen-temen waktu SD udah nunjukin gambar cowo yang ada di majalah terus nanya ke aku "Nid, cakep ga?", dan cuma aku jawab "engga", XD. Selalu. Setiap mereka nunjukkin gambar cowo ke aku. XD

Aku suka pertama itu J-Rock. Hayooo, siapa J-Rockers yang masih setia ma ni band? XDD. Sekali denger lagunya langsung suka. Dan sekarang sadar emang sebenernya aliran aku begitu. Suka musik beat up.
Ke personilnya lumayan suka. Mungkin karena dulu aku masih SMP, ngeliat sosok mereka kaya kakak. Apa lagi aku anak pertama. Sedih. XDD
Dan berakhir ga ada satu tahun kemudian. Setengah tahun aja ga ada kayaknya. XPa Tapi tetep support.


Barulah ke the GazettE, yang emang sealiran, waktu kelas 3 SMA. Kalau ni band, sampai sekarang siii sukanya,, cuma,, aku sukanya sama musiknya doang. XD. Kalau sama orangnya,, ya, sebatas, "wi, hebat ya kalian bisa bikin musik kaya gini. Lanjutin nyak. Semangat. Hehe", gitu doang. XDD. Tapi ke drummer sekaligus leadernya, Kai, agak beda siii. Soalnya kalau didandanin, lumayan. XD. Orangnya juga apa ya, lembut, ga kasar. Kalem kalau kata orang. XD Dan suka tersenyuuuuuum. XD Bikin sering dijailin member lain. XD



Udah tu. Terus beda family ni, beda ras. Johny Deep, tulisannya bener kan ya? XD. Kalau ini kalian tahu, kan? Aktor yang bermain peran jadi Jack Sparrow(?) di Pirates of the Carribean. Kata orang-orang si cakep, tapi aku ga tau cakepnya dari mana. Kadang brewokan lagi. LOL. XDD.
Aktingnya keren. Itu alasan pertama aku. Apalagi waktu jadi Jack. S. Cakep banget aktingnya, asli. Emang dasarnya aku juga suka karakter Jack karena cerdik kali ya.
Sampai sekarang pun masih nunggu akting-aktingnya yang lain, walau ga ngubek-ngubek infonya kaya dulu si.




Abis itu,, talent Jepang. Jepang laah, orang tiap hari dicekokin Jepang-jepangan. XD.

Pertama, Narushi Fukuda. Tahu ga? Yang jadi Near di Death Note the Movie: L Change the World. Karena,, lucu. Gemes. Alasan macam apa itu?? LOL XDDDDD

Terus, Nishii Yukito. Berawal dari movie Kokuhaku. Karena cakep, cakep, lucu gitu. XDDD

Terus, XDD, Yuya Matsushita sama Uehara Takuya. Yang kenal, tahu lah pasti alasannya. Aku suka akting mereka di drama musical Kuroshitsuji. Multi talent,, gimana ga disorot. Tapi, asli keren ko.

Jadi, pemain sandiwara dari Jepang yang tadi itu,,, gimana ya? Yaah, perasaannya sekarang,, bla bla bla seiring waktu. XDDD LOL *ngakak guling-guling
Tenang, masih aku dukung ko. XP



Kalau tadi pemain sandiwara, sekarang seiyuu atau bahasa Jawanya, dubber Jepang. :)))

Sila pertama,,, XP
Yang pertama, Kaji Yuki. Pengisi Meliodas, tokoh utama anime Nanatsu no Taizai. Karena? Mukanya lucu.
.
.
.
XDDD

Kedua. Suzuki Tatsuhisa. Karakter tokoh utama dimana ya? :? Biar gampang, pengisi Ban di Nanatsu juga. Dan dia vokalis band Jepang, Oldcodex. Genrenya,,, rock. Ga tahu lah kalau ada embel-embelnya rock alternatif atau apalah, ga ngerti. Karena? Cakep, keren. *digampar XDD
Yah, emang lah, 'dia banget' ya kalau udah nyanyi. Ya, dengan kata lain, 'di band', bukan di 'dunia dubber'nya.

Ketiga. He? Siapa ya? Ohsaka Ryota kalau ga salah. Pengisi Sawamura Eijun, tokoh utama di Daiya no Ace, anime tentang baseball. Karena? Ca-- *ditonjok XDD
Tapi dia juga punya pengalaman di baseball, dan sekarang softball. Dia keren ko kalau lagi berdiri di mound, pitching a.k.a ngelempar bola. Coba dia atlet, bukan dubber, level kekerenannya nambah deh. XDDD Eh, jangan tonjok aku ya, aku emang suka cowo ambisius. Sebenernya ya karena suka olahraga aja sii. XP

Ke,, empat. Saito Soma. Ngisi siapaaaaa lagi ni bocah. Hmmm, susah ya. Cari ndiri lah. >3<
Kalau yang lain aku suka bukan karena suaranya kan? Padahal mereka dubber, penjual suara. XD. Nah, kalau Soma, asli suka suaranya. Kenapa? Ga tahu suka aja. *mringis. Dan, aku suka karena hobinya baca buku. Kata temen-temennya gara-gara itu ngomongnya jadi cepet. Kalau dengerin radionya jadi penasaran, "ni anak isi kepalanya apa aja ya? Udah sebanyak apa ya?", karena tiap hari ke toko buku. Isi tasnya pasti buku lagi, buku lagi.
'Kepingin' lebih tepatnya kali ya? Pingin punya hobi baca buku kaya dia.
Sifat lainnya, benci serangga dan takut tinggi. Makanya rasanya pingin aku jadiin adek aja. Gemes. Pingin aku remes. (peace)

Karena Ohsaka Ryota sama Saito Soma baru-baru ini sukanya, tunggu aja kapan aku bosennya. XD



Jadi,, apa ini? XDDDD
Dari semua curhatan, ga ada yang bisa disebut idola ya? Wkwkwk. Idola ko, the GazettE ma Johny Deep doang tapi. XP *kayaknya XDDDD


Nah, kalau yang satu ini, bukan seseorang yang,, apa ya? Kalau misal ni, dia nongol di tipi, aku ga sampai yang "Kyaaa,, dia nongol di tipi. Seneng deeeh". Ga kaya gitu, tapi dia juga bukan orang yang ga menarik perhatianku. Namanya Asanuma Shintaro. Kalau kalian searching, di wiki ditulisnya, scriptwritter, director, dubber. Keren ga? Engga ya? Ya udah. Sekian. Sampai jumpa lagi di entri selanjutnya.. ;)b
.
.
.
.
.
.
.
-__-"

Aku ga bisa bilang aku fansnya dia, tapi aku 'ngehormatin' banget ni orang. Ga pakai 'banget' juga ga apa-apa sii. XD Dia berkarya, dan,, apa ya? Orangnya kreatif. Asli. Iya lah, scriptwritter.. Dan ketika sedang mengisi sebuah acara di televisi juga berasa, "seru banget ni orang, asik, koplak".
Asanuma,, sampai sekarang masih aku ubek-ubek tentang dia dan karya-karyanya. Banyak, cerita yang dia tulis, buat drama panggung, teater, tapi dia main juga.



Jadi gitu.
.
.
Apa? XDD

Kalau, kaya contohnya Ohsaka Ryota, ada satu pemikiran dia yang ga aku suka.
Mungkin ini salah satu sikapku ke idola kaya yang kita bahas di atas sendiri tadi,, Jadi, aku pingin ngobrol sama mereka. Ga semua si,, ambil aja Asanuma. Aku pingin tahu cara berpikirnya. Pemikirannya seperti apa, apa pendapatnya mengenai,, macem-macem, banyak hal. Gimana si jalan pikiran orang ini?
Mungkin yang lebih tepat, kita suka dengan seseorang, mengidolakannya setelah kita tahu pemikirannya dan suka. Gitu kali ya?

Itu kalau aku.

Aku sebut dia idolaku, ketika aku tahu pemikirannya, dan aku suka. Suka itu alasannya bisa macem-macem. Kalau aku, dia punya pemikiran yang,, idealis, terbuka, dan lain-lain lah yaa semacam itu,, dan dia punya pandangan berbeda. Maksudnya, ketika aku sama dia membicarakan tentang satu hal, pendapatnya dia dan aku beda. Bukan karena aku salah, dia benar atau sebaliknya, tapi karena dia melihat dari sudut pandang yang berbeda. Dia melihat apa yang aku ga lihat. Karena dengan itulah aku bisa belajar. Dengan itulah kata 'idola' bermakna buat aku. Aku bisa belajar dari 'mengidolakan' dia.
Sosok guru, ambil contoh pembantu rektor II di kampusku karena aku suka pemikirannya. Aku belajar dari beliau, aku suka pemikirannya, tapi aku tak bisa sebut beliau idolaku. Karena sukanya harus dari aspek yang lain juga. Karakter, sikap, dan lainnya. Yaah, atau bisa jadi hanya karena aku tak terlalu mengenal beliau.
Aku suka orang yang berkarya. Seniman dan olahragawan juga.

Hmmm,,, Aduuuh rumit ya? Seseorang, tolong ajari aku tentang perasaan ini? TAT *lebay






Cukup kan? *banget XDDDD

Gimana kalian?
Siapa idola kalian?
Sosok seperti apa dia? atau seperti apa sosok idola bagi kalian?
Apa yang kalian lakukan untuk menunjukkan kalau kalian mengidolakannya?
Bagaimana cara kalian mendukung mereka?


Gantian kalian yang curhat. XDDD


Ditunggu ya,,, ;)b




Bye.

Jumat, 07 Oktober 2016

Bana dan Bapak Gubernur♥

Hai, semuaaaa~~~
Bagaimana kabar kalian hari ini? (*´▽`)ノノ
Hal apa saja yang kalian temui hari ini? :)


Jadi, mulai dari mana ya,,
Oh iya, sebelumnya aku bilang, kan, berencana isi label ini dengan pembahasan yang santai tapi, maunya, berbobot. Pelampiasan hobi bercandaku meskipun lebih sering diledek "garing". >3<. XPa. Emang garing si. Ya, namanya juga coba-coba nglawak. XDD
Jadi,, rencananya begichu↑ tapi kali ini, entrinya malah begini↓. Jeng jeeng,,


Beberapa hari lalu pasti kalian juga nemu dan baca, kan, berita tentang akun twitter anak 7 tahun dari Aleppo yang lagi viral. Aku baca pertama kali di twitternya BBC Indonesia. Aku baca dan tertarik, lalu aku ikuti akunnya.


Jadi, dia anak cewe umur 7 tahun. Namanya Bana. Bana,, apa gitu, lupa. Namanya bukan Slamet, Tukiyem, atau Parno sii,, kan ga susah namanya. XD. Nah, dia dibantu sama ibunya, ngetweet pakai bahasa Inggris mengenai keadaan di sekitarnya, yakni tanah konflik, Suriah. Kalau dia denger suara bom, ada bom baru dijatuhkan di dekat tempat tinggalnya, dia akan bilang lewat akun twitternya dia itu.
Harapannya dia, dunia tahu apa yang sedang terjadi di negaranya. Dan,, baca aja beritanya. Intinya gitu, dan aku sudah mengikuti akun twitternya, serta aku nyalakan notificationnya. Jadi, kalau dia ngetweet aku tahu dan bisa langsung aku retweet. Hal sama juga aku lakukan sejak lama ke akun-akun twitter media massa dan semacamnya. Jadi kalau ada berita baru langsung tahu. Yang aku aktifin notificationnya mungkin 20an akun. XD. Hobi? XPa

Nah, setelah itu, hari ini aku dapat pemberitahuan kalau akun dedek Bana ngeretweet cuitan seseorang yang bilang kalau Bana teroris, salah satu provokator gitu, dengan tweet dan akun twitternya yang memang lagi viral. Baca sendiri deh tweetnya, aku bego bahasa Inggris. XD
Dia bales gitu, intinya bilang kalau dia bukan teroris. Di tweet-tweet setelahnya pun, sang ibu yang ngetweet, mereka bilang mereka cuma pingin hidup. Ga ada bom-boman lagi, katanya. ^________^
Gimana? Apa yang teman-teman sekarang pikirkan?
Simpen dulu ya, buat komentar. Pingin denger pemikiran kalian. Sekarang, satu cerita lagi, dan ini datangnya dari Indonesia.


Pasti sudah baca, kan, berita tentang Gubernur DKI Jakarta yang dianggap telah menghina agama Islam? Yup, soal itu.


Hm, bagaimana mengungkapkan ya? ^________^

"Tanpa mengurangi rasa hormat saya pada bapak Gubernur yang saya akui membawa perubahan di ibukota Jakarta,,
Meskipun saya bukan warga Jakarta, tak punya KTP Jakarta, tak ikut memilih di pilkada DKI Jakarta nanti, tapi kami, saya dan teman-teman kost, teman-teman mahasiswa, tak pernah mau ketinggalan berita, ingin tahu apa yang sedang terjadi di negri kami. Karena dengan itu pun kami mampu menjaga semangat muda dan idealisme kami. Walau mungkin tak sering, kami membaca berita-berita tentang bapak dan, terutama rekan-rekan bapak yang akan maju ke Pilkada DKI.

Bapak, saya sedang menimba ilmu di kota bapak, berarti saya harus tahu tentang kota ini, tentang bapak. Pemimpin kota metropolitan ini.
Bapak adalah seorang pemimpin yang, saya yakin, cerdas, dapat dipercaya, bijaksana, terbuka, dan lain-lain.
Terlepas dari opini masyarakat, saya hanya ingin mengingatkan. Tak hanya bapak, tapi kita semua.

Kesalahan di dunia ini sepenuhnya datangnya dari manusia. Manusia adalah tempatnya salah. Jika bapak tak suka pada seseorang, benci, merasa orang itu salah, tolong marah pada orangnya. Bentak orangnya. Jangan salahkan ajarannya. Itu hukum Tuhan. Dan ajaran Tuhan tak ada satupun yang salah. Ajaran Tuhan pasti benar.
Dan saya amat sangat kecewa dengan perkataan bapak. Bapak pemimpin. Pun bapak tak ada niat menghina, seorang pemimpin seharusnya bisa menggunakan kata-kata dengan benar! Namun, sayangnya, kesalahan yang entah disengaja atau tidak itu, telah memancing amarah kami!!

Saya ucapkan terima kasih kepada Yang Memberi Hak, sehingga saya dan teman-teman bebas bersuara. Tolong, jangan hina agama orang lain!! Terima kasih."






Dari cerita pertamaku, kesimpulan entri kali ini, hasilnya, aku mau bertanya. Yah, gubrag, XD.


Mengapa? Apa salah kami? Ayo kita sama-sama menilik sejarah. Kesalahan apa yang telah kami perbuat?
Kenapa kalian menghina kami, menganiaya kami, membunuh kami?

Bukankah kalian memiliki otak untuk berpikir? Bukankah menghilangkan hak hidup manusia yang tak bersalah adalah tindakan kejam, tak logis? Tindakan orang yang tak memiliki hati nurani?
Aku dan kau, sama-sama tak mau disamakan dengan binatang, bukan?
Jadi, tolong. Tolong jangan ada lagi perang. Jangan ada lagi darah. Aku ingin adik-adikku di seluruh dunia bisa bermain bersama dengan senyum lebar. Aku mohon.





Jadi, bagaimana menurut kalian? Apa yang kalian pikirkan saat ini? Biarkanlah gadis kecil ini, alah sok imut XD, mendengarkan pendapat kalian, ya. ;)V
Apa ya, yang sekiranya bisa kita lakukan hari ini, esok, esoknya lagi untuk diri sendiri dan orang lain?
;? Kalau aku, mulai dari,,,










lanjut nulis skripsi. o(`・ω・´)o
XDDDD


Bye.

Kamis, 06 Oktober 2016

Perubahan Blog (New label, "Daily" and "My Mind")

Aku bukan orang suci.
Aku bukan orang yang selalu benar.
Aku juga sering salah.
Aku masih butuh banyak belajar.


Di zaman yang bebas seperti sekarang, makin banyak orang yang tak segan melempar komentar dan kritik dengan kata-kata kasar, kejam menusuk hati sekalipun.

Untuk itu, aku melakukan sedikit perombakan dalam blogku ini. Aku ingin jujur pada diri sendiri. Aku ingin menunjukkan sisi lain dari diriku yang sebenarnya lebih suka tertawa, bercanda daripada bersikap serius seperti ketika sedang menulis entri-entri 'serius'ku. Bukan berarti benci perbincangan serius, ya. Hanya ada waktunya untuk serius, ada waktunya juga untuk bercanda. Walaupun aku bukan pelawak. Tak punya bakat melawak. Hehe.



Dengan kata lain, intinya, label "Daily" isinya akan aku ubah menjadi entri-entri tulisan 'polos'ku, wkwk, dengan bahasa yang,, entahlah, mungkin aku masih pewe menggunakan bahasa baku seperti ini, tapi aku akan berusaha untuk membuatnya lebih santai. Semoga bisa ya. XPa

Dan entri lama dalam label "Daily" dipindahkan ke label "My Mind". Sok bahasa Inggris, padahal paling payah bahasa Inggris. XD

Serta satu label untuk entri yang memuat pembahasan dengan bahasa Jepang. Rasanya ga bakal nambah si,, wkwk XP



Yah, jadi begitulah. Aku belum yakin apakah bisa lebih giat menulis dengan cara seperti ini atau,,
Sebenarnya tujuan utamanya, karena tak mau menutup-nutupi apapun. Kalau dijudge seseorang tanpa beliau bertanya terlebih dahulu itu 'me-nya-kit-kan', maka lebih baik ngomong duluan, kan? Hehehehe



Jadi, begitulah. Selamat menelusuri blog aneh ini. Kalau sedang tak mood membaca jangan dipaksakan, tapi kalau sudah terlanjur membaca tolong diselesaikan sebelum berkomentar. Hehe. XP



Jayalah Indonesiaku!

Salam. ;)V

Selasa, 24 Mei 2016

Japanese-language Education Capacity Building Southeast Asian Teacher’s Training College Course 2015

2015日本語教育キャパシティビルディング東南アジア日本語教員養成大学移動講座
Japanese-language Education Capacity Building
Southeast Asian Teacher’s Training College Course 2015





2015年10月28日から12月11日まで、“2015日本語教育キャパシティビルディング東南アジア日本語教員養成大学移動講座”に参加させて頂きました。研究の目標は日本語を使うことに、より自信をつけること、日本の文化・社会について具体的に考えること、日本語を考える視野を広げ、インドネシアの先生方や学生とのネットワークをつくること、日本への留学について、情報を得ることです。この研修によってもっと沢山日本語で話したり、日本文化を勉強や体験をしたり、日本語の教え方を知ったりすることができました。研修生は12人教師と18人大学生でした。

6週間で国際交流基金関西国際センターで日本、日本語と日本文化を学びました。様々な活躍や授業によって日本のことを分かるようになりました。「日本理解と異文化理解」という授業に日本のこと、色々なテーマについて話し合って意見を伝えることができました。例えば、イメージというテーマについてディスカッションした時は研修生の皆が日本と日本人についてどんなイメージをもっているのかをメモして、他の研修生と話し合って、クラスの皆に説明しました。来日の前にのイメージのメモの隣に発見したことや新しい日本イメージを書くこともあります。

伝統というテーマについて学んだ時はクラスでの授業だけではなく、文化体験もしました。全員の研修生は和太鼓を体験しましたが、華道と書道は別々の選択で体験しました。2日間、京都に研修旅行もしました。清水寺や伏見稲荷大社に旅行して、日本人が大事にしていることはどのようなことか分かりました。私にガイドさんの話、芸子さんと舞子さんのことは興味深いでした。他の話題は行事、宗教、若者と伝統、ポップカルチャーでした。

日本理解と異文化理解の授業の第二回目には日本教育について勉強できました。クラスで。塾と受験、大学進学率、教育の問題点についてディスカッションすることだけでなく、小学校訪問もしました。第一小学校を訪問して、日本の小学校教育のシステムを分かるようになりました。インドネシアの小学校と違うことが多くて、給食や掃除などがいいです。教室とか学校、全て自分の物なので自分で守らないといけないということを幼いころから教えるのは大事な勉強になりました。

大学生についてディスカッションもありました。来日の前に日本の大学生の生活はインドネシアの大学生の生活と同じだと思うけど、来日後は違うが分かりました。インドネシアの大学生の方はアルバイトが少なくて、就活も卒業後にやります。大阪大学と関西学院大学を訪問しました。大阪大学と関西学院大学の大学生と話して、日本の大学生会の活動を分かるようになりました。

多くの日本のことを分かるために大阪フィールドワークもしました。大阪弁、大阪の文化、色々な大阪のことを学びました。私のグループの報告発表を見て、大阪で学んだことは何かを分かりました。

日本理解と異文化理解の授業にも家庭と結婚について勉強しました。少子化と家族の役割についてディスカッションもありました。家庭についてほかの活躍はホームビジットでした。お孫もできたご夫婦のお宅を訪問させてもらいました。訪問した時、お孫はお宅にいました。ご両親は共働きで、学校が終わったらおばあ様のお宅に向かっています。夜にご両親が帰ってきて、一緒におばあ様のお宅でインドネシアと日本の観光地のことを話しました。日本人の家族のことだけでなく、子供のこともわかりました。余暇の過ごし方、若者の価値観、高齢者の生活のことも勉強できました。

まとめの前にインドネシアの先生方の授業がありました。私の大学との教え方が違います。別々のテーマを教えて、面白かったです。ディスカッションやプレゼンテーションもありました。関西国際センターの先生方の授業は少しも大変ではなかったです。毎回宿題があるだと言っても楽しいし、授業には多くの意見などを伝えられました。ある宿題の答えは何かという感じはしなくて、授業の後は何が分かるという点に中心とし、毎回の日本理解と異文化理解の授業のまとめは役に立って、良い勉強仕方になりました。

スピーチする機会ももらいました。まずは良いスピーチについて教えてもらって、個別的にテーマを選んで、原稿を作りました。センターの先生方も一人ずつスピーチをチェックしました。スピーチだけではなくて、私は司会としてやらせてもらいました。スピーチ発表会によって聞く方が興味を持つために具体的な例を考えて、基本的な発表の表現を勉強して、司会のための表現も勉強できました。インドネシアの先生方と現場体験の日本の大学生、聞いた方に質問やコメントなどをもらいました。先生からコメントによって、私のスピーチを聞く方はだれかを調べて、分かりやすくなるように合わせて、どのような話し方で話せばいいかを考えるということが分かりました。すぴーちあとはとったびでおをみて、内容や話し方について自己評価をしました。スピーチ発表によってインドネシアの文化を紹介するチャンスをもう一度もらったら、いいスピーチで紹介しようと思います。

先生も学生も、研修生の皆がインタビューをしました。最初の授業にはテーマを選んで、質問を作りました。私のグループは日本での読書習慣というテーマを選んで、「本を読むのが好きか」、「子供の時、本を読んでもらったか」または「○○大学では読書グループやサークルなどがあるか」、「読書習慣が大切だと思うか」、三つの基本的な質問をしました。地域の方、大阪大学の学生、関西学院大学の学生、現場体験の日本大学生に日本での読書習慣について様々な答えを聞かせてもらいました。地域の方の話が聞き取りにくくて、大学生の皆と時代が違いし面白いこと等出てきました。四回インタビューが終わったら、結果をまとめて、インタビュー発表準備をしました。インタビュー結果発表会は関西国際センターのホールで行われました。インタビューをさせてくれた方々は質問したり、ご意見を伝えたり、コメントも書いたりして、非常に参考になりました。日本人との対話に慣れるのは大変だが、四回インタビューによって少しずつ勉強できました。インタビューからの得た情報を分析して、インドネシアと比較して、日本や日本人の事を深く理解できました。発表会の時は始め挨拶させてもらって、先生のコメントによる私の言い方が良くなったそうでした。

研修の目標による日本語の教え方も勉強できました。様々な日本や日本人の事を理解できるために日本理解と異文化理解の授業からその一つの楽しい教え方が分かった。現場体験の日本大学生とインドネシアの先生方も教えて、様々なメディアを使って教えるという教授法も知ることができました。学習者のニーズや学習者の目的に合わせて、コースデザインと日本語パートナースとチームティーチングについて勉強しました。知らなかった私は「まるごと」という教科書のことも学んで、「まるごと」の授業を体験して、理解できました。私にとって日本語で一番難しい、漢字の勉強仕方も習いました。エクセルを使ったタイピングによる漢字語彙の定着学習方法です。役に立つと思って、大学の他の学習者にエクセルで漢字を学び方法を教えました。学習者の視点でどのような授業が良いか、まずは何の事を考えれば良いかというメモは大事なメモになりました。

「日本語バラエティ」の授業では日本人の実際の生活で使われている様々な日本語を学びました。ホームビジットの電話の会話によって電話をかけるときにどんな会話をすれば良いかを分かりました。JFサイトを紹介してもらって、アニメや漫画の日本語も勉強できました。日本人大学生が茨城方言と若者言葉を教えてもらいました。

六週間、研修の間に私とほかの研修生の皆、全員一人一人の自分に必要な学習を、自分で進めていくために学習相談、または仲間と日本語学習について話し合いました。研修から分かったこと何かを覚えて理解できるために学習の振り返りをしました。研修生が研修中の自分の目標を考えるための時間ももらって、研修のプログラムによる自分の目標を目指すために何をするかを分かりました。特に日本語の教師になるために教材や資料を探して、集めてきました。帰国後の学習に役に立つ教科書を見ること、注文こともできました。「情報リテラシー」の授業によって日本語学習に活用した様々なウェブサイトを教えて紹介してもらいました。

計画してもらったプログラムの以外の活躍などありました。広場祭りでは学生の研修生の皆がポチョポチョというインドネシアのマナド市の伝統的な踊りを踊りました。日本と外国の文化も体験できました。広場祭りの後も交流会があった時、ポチョポチョのパフォーマンスしました。現場体験の日本大学生と一緒に交流会も行いました。ポチョポチョだけでなく、三つのインドネシアの伝統的な踊りと武道もパフォーマンスしました。関西国際センターが行ったふれあい祭りの時も研修生の皆が伝統的な服を着て、ファッションショーしました。他のプログラムの参加者は外国人で、多くの国のコーナーで文化理解または文化体験ができました。折り紙も日本文化です。センターの図書館で日本語パートナースの人から学びました。

六週間、研修の間に日本語、日本文化、日本人、日本語の教授法などを勉強できました。多くの新しい情報や分かったことなどもらいました。日本理解と異文化理解の授業は楽しく勉強できました。日本語の教師になったら私にとって楽しい授業を実行することは難しいと思うが、大変という感じがせずに生徒達が意識をもらって、勉強するということのためにどのような授業なのか、どのような教授法で教えれば、良いのかを分かりました。日本理解と異文化理解の授業の間に不正な答えることを心配はなくて、多くの質問や意見などを伝えることができて、楽しく勉強したので、私が教師の立場でそのような教授法で教えれば生徒たちが楽しく感じるでしょう。日本文化といえば芸子さんと舞子さんのことを思い出して、深く知って調べ続けば役に立つ情報になると思っています。

他の分かったことは日本の小学校のシステムことです。インドネシアの小学校と違って、規則や時間を守るということをはじめなぜ日本人が良い性格をもっているのだろうかを分かりました。次はホームビジットのときに気づいたことで、日本の家族は外から冷たく見えるが暖かいです。センターの周りに多くの伝統的な家が建てられて感心しました。ホストファミリーのお宅は外から見ると現代の家だったが、和室があって日本人は伝統を守るということです。ホームビジットの後にもメールを送り続けています。

インタビューと大学訪問をはじめ日本人と多くの話すチャンスがもらいました。クラスで勉強してきた日本語と違う日本語もよく聞きました。特に大阪弁だが、茨城方言、若者言葉、アニメや漫画の日本語も勉強できて、使い続けようと思います。

日本語学習のためのウェブサイトを紹介してもらって、簡単で日本語ニュースを読みたいと思っている私にとって役に立つと思います。漢字をはじめ日本語学習とは楽しく簡単に勉強できるはずです。

良い研修で、日本語の教師が効果的な教授法で教えられるように続けばと思います。効果的に良い日本語の教授法を見つけようということです。日本とインドネシアの将来のために具体的な協力が必要です。



では、間違ったところがあったら、フェードバックをお願いできるでしょうかと思っております。

Senin, 24 November 2014

Jiyuu Matsuri 2014, "日イ In Wonderland" (bagian terakhir)

おはよう~ \(^O^)/

Hayoo hayooo... siapa yang ga dateng ke JIMAT kemaren,,, pasti nyesel kan~~ Kasiaaaaan~ Hihihi.. XP
Iya dong nyesel karena seru bangeeeeet...

Ada 10.000 pengunjung di JIMAT tahun ini, rame, seru plus, ga ujan... wkwkwk

Di hari pertama kita nari bareng dengan bon odori di iringi siloka plus kembang api-an bareng... seru deeeh...

Dan di hari kedua,, ada glow stick yang nambah warna-warni dunia imajinasi kita...

Ssssst~~
Ada secret performance dari panitia dengan persembahan sebuah lagu "JIMAT NO UTA" duet dengan OBAKE.. Bagus banget,,, di tambah meriahnya hanabi di akhir acara dan 1 lagu bonus dari OBAKE... Yeeeeeeey.....


Widiiiiiih,,, brasa di Dubai~~ XDDD

Odorian bareng Taiko and Yosakoi ^_^


>_<)8

Ga mau ketinggaalan kan cerita-cerita gimana serunya JIMAT kemaren,,,,
Pantengin terus di FB dan Twitter JIMAT ya... ;)b

FB : Jiyuu Matsuri UNJ
Twitter : @JimatUNJ

じゃ、sampe sini aja laporan dari saya. XP
Sampai ketemu di Jimat tahun depan ya... ;)

Kamis, 16 Oktober 2014

Jiyuu Matsuri 2014, "日イ In Wonderland" (bagian kedua)



Wah,,, lama banget ni Nida ga update lagi...
Gimana kabar Jiyuu Matsuri????
Penasaran kaaaan...

Ok, langsung saja,,,
Ini dia poster utama Jiyuu Matsuri 2014~~~


Waaaa,,, liat konten-konten acaranya pasti bakalan seru banget Jimat tahun ini, jadi ga sabar kan,,, XD
Apalagi yang pada ikutan lomba-lomba,,, pasti dokidoki,,, deshou???? XP

Adek-adek yang masih pake seragam putih abu-abu,,, bakal bersaing dengan peserta lain yang datang dari seluruh Jabodetabek dalam Lomba Akademik Jimat 2014..... ^O^)9


Ga kalah seru,, di lomba umum yang pastinya akan penuh perjuangan... ><)8 *besok2 Nida mau ikut lomba makan ah.. XP
Di tambah lomba-lomba yang baru untuk tahun ini, sesuai dengan tema, kita bisa mengeksplore kreativitas kita di sini,,, Jiyuu Matsuri,,, Penuh Ekspresiii... XDD

























Waaaaaah,,, bakalan rame niiiii...... ><)8





Ok, saatnya moment-moment penting niii,,, sebagai pembukaan Jimat,,,, yup! SEMINAR JIYUU MATSURI 2014!!!
Tahun ini mengangkat temaaaaa~~~


"Ukir Imajinasi, Bangun Asa, Wujudkan Mimpi dengan Komik",,, mengundang pembicara yang super ni,, Suryo Laksono, salah satu Komikus re:ON,, gimana ga kereeeen... ^O^)b

Dengan harga terjangkau ni,,, kita bisa ikut berpartisipasi membuka bunkasai yang kita semua nanti-nanti,,, pembukaan JIYUU MATSURI 2014....


Waduh,, ga sabar pasti dateng ke eventnya,, ayo,, ajak temen, keluarga, pacar, tetangga,, warga satu RT kalo perlu untuk ikut meramaikan acara tahunan dari mahasiswa Bahasa Jepang UNJ ini...
Jangan lupa ikuti juga lomba-lombanya.. ;)b

Nida tunggu di TKP ya,, kita bisa foto bareng di stand yukata,, Tehe~ >_0)V

OK,, sampe sini dulu celoteh rianya,, sampai ketemu lagi,,

自由祭りで会いましょう~\(^O^)/



Jiyuu Matsuri 2014, "日イ In Wonderland" (bagian pertama)
Jiyuu Matsuri 2014, "日イ In Wonderland" (bagian terakhir)